Tradisi gotong royong terus terjaga dengan baik di kalangan masyarakat Padukuhan Penggung. Pada hari Minggu, 26 April 2026, warga setempat kembali mengadakan kegiatan kerja bakti berkala yang memang aktif dilaksanakan hampir setiap akhir pekan di lingkungan rukun tetangga (RT) masing-masing. Khusus pada minggu ini, fokus kegiatan dialihkan ke wilayah rukun tetangga 76 / rukun warga 22. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai kekeluargaan dan kepedulian lingkungan masih tertanam kuat di tengah masyarakat pedesaan.
Target utama dari kerja bakti kali ini adalah melakukan perbaikan fisik pada akses jalan tembus yang terletak di area RT 76. Hampir seluruh warga RT 76 turun langsung ke lapangan. Menariknya, aksi sosial ini tidak hanya digerakkan oleh warga setempat. Warga dari wilayah tetangga, yakni RT 75 dan RT 77, juga tampak hadir untuk mengulurkan tangan membantu percepatan proses perbaikan.
Kekompakan ini terlihat jelas dari komposisi relawan yang hadir, Bapak-bapak berbagi tugas melakukan pengerjaan fisik berat, seperti mengangkut material dan meratakan jalan. Ibu-ibu: Membantu menyediakan konsumsi dan ikut serta dalam pengerjaan ringan di lapangan dengan penuh semangat. Mereka saling bahu-membahu melakukan pengurukan pada bagian tepian jalan corblok yang sudah ada.
Langkah swadaya masyarakat ini diambil sebagai respon cepat terhadap kondisi infrastruktur jalan yang sebelumnya dinilai kurang memadai. Sebelum diperbaiki, jalan tembus tersebut berupa corblok yang berukuran sangat sempit. Kondisi ini kerap membahayakan keselamatan para pengguna jalan yang melintas, khususnya ketika ada kendaraan roda dua yang berpapasan dari arah berlawanan. Berkat pengerjaan masif yang dilakukan secara bersama-sama tersebut, kini pinggiran corblok telah diuruk hingga menjadi sama rata dengan permukaan utama. Melebarnya akses jalan ini secara otomatis memberikan kemudahan mobilitas bagi warga sekitar dan meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan.
Penulis : Ajru F
Editor : Yuli S
Sumber : Betty N