Posyandu Lansia Padukuhan Pandu kembali melaksanakan kegiatan rutin pada Sabtu, 1 Agustus 2026, bertempat di Rumah Dukuh Pandu, Kalurahan Hargorejo, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan yang diikuti sekitar 60 peserta lansia dari Padukuhan Pandu ini bertujuan meningkatkan derajat kesehatan lansia melalui pemeriksaan kesehatan, edukasi, serta penerapan pola hidup sehat agar para lansia tetap aktif, mandiri, sehat, dan produktif.
Sejak pagi hari, para peserta telah hadir dengan penuh semangat untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh kader kesehatan bersama tim pelaksana. Antusiasme para lansia terlihat dari tingginya partisipasi dalam setiap sesi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat kebersamaan antarwarga.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam lansia bersama yang dipandu oleh petugas. Senam dilakukan sebagai bentuk aktivitas fisik ringan yang bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan keseimbangan, memperlancar peredaran darah, serta membantu menjaga kesehatan sendi dan otot. Para peserta mengikuti gerakan senam dengan antusias sesuai kemampuan masing-masing.
Setelah kegiatan senam selesai, peserta mengikuti pelayanan kesehatan berupa pengukuran berat badan (BB), tinggi badan (TB), dan pemeriksaan tekanan darah (tensi). Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap kondisi kesehatan para lansia sehingga apabila ditemukan faktor risiko penyakit, dapat segera dilakukan penanganan atau tindak lanjut melalui fasilitas pelayanan kesehatan.
Kegiatan Posyandu Lansia secara resmi dibuka oleh Dukuh Pandu. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir dan aktif mengikuti kegiatan Posyandu Lansia. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kesehatan melalui pola hidup sehat serta rutin mengikuti kegiatan Posyandu sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan di usia lanjut.
Selain itu, Dukuh Pandu juga menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai persiapan menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia mengimbau seluruh warga untuk memasang Bendera Merah Putih di depan rumah masing-masing sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme. Masyarakat juga diajak berpartisipasi dalam kegiatan tirakatan malam 17 Agustus sebagai tradisi yang telah menjadi bagian dari kebersamaan dan rasa syukur atas kemerdekaan bangsa Indonesia.
Pada sesi penyuluhan kesehatan, materi disampaikan oleh Sadiyanti selaku Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kalurahan Hargorejo. Dalam pemaparannya, ia mengajak seluruh peserta untuk menerapkan 5 Pilar Hidup Sehat sebagai langkah sederhana namun penting dalam menjaga kualitas hidup di usia lanjut.
Lima pilar hidup sehat tersebut meliputi mengonsumsi makanan bergizi seimbang, melakukan aktivitas fisik secara rutin sesuai kemampuan, beristirahat dan tidur yang cukup, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala serta mengelola stres dengan baik, dan menjalin hubungan yang harmonis dengan keluarga maupun lingkungan sekitar. Menurut Sadiyanti, kesehatan lansia tidak hanya ditentukan oleh kondisi fisik, tetapi juga dipengaruhi oleh pola makan, aktivitas sehari-hari, kesehatan mental, serta hubungan sosial yang baik. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan dapat menerapkan kelima pilar tersebut dalam kehidupan sehari-hari agar tetap sehat, mandiri, dan mampu menjalankan aktivitas dengan baik.
Melalui kegiatan Posyandu Lansia ini, diharapkan para peserta semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini melalui pemeriksaan kesehatan secara rutin, pola makan bergizi, aktivitas fisik yang cukup, serta menjaga hubungan sosial yang positif. Dengan kondisi kesehatan yang baik, para lansia diharapkan tetap dapat berperan aktif dalam keluarga maupun lingkungan masyarakat.
Kalurahan Hargorejo terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program kesehatan berbasis masyarakat, salah satunya Posyandu Lansia. Sinergi antara pemerintah kalurahan, tenaga kesehatan, kader kesehatan, serta masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang peduli terhadap kesehatan sehingga terwujud lansia yang sehat, mandiri, bahagia, dan produktif.
Penulis : Ajru F
Sumber : Elna
Editor : Yuli S